Sabtu, 07 November 2020

Rangkuman tentang buku fiksi dan nonfiksi

 BUKU FIKSI DAN NON FIKSI


PENGERTIAN FIKSI

Teks cerita fiksi adalah suatu karya sastra yang berisi cerita rekaan, yang didasari imajinasi pengarangnya ( bukan kejadian nyata ), dan hanya berdasarkan angan angan fantasi pengarang.

STRUKTUR FIKSI

Struktur teks cerita fiksi tak jauh berbeda dengan struktur cerpen. Dimana struktur cerita fiksi terdiri dari 6 unsur berikut
1. abstrak, bagian ini adalah bagian opsi, yang boleh ada dan boleh tidak ada dan bagian ini juga menjadi suatu inti dari sebuah karangan teks cerita fiksi
2. orientasi, bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita dan bagian ini pula yang menjadi bagian awal dari penjelasan dari teks cerita fiksi di sebuah novel
3. komplikasi, pada bagian ini saat saat dimulainya suatu permasalahan ( munculnya masalah) dari tesk cerita fiksi dan menjadi daya tarik tersendiri pembaca pada sebuah novel
4. evaluasi, pada bagian ini jika dalam teks novel adalah bagian pemecahan masalah atau penyelesaian masalah yang sedang di hadapi oleh para tokoh.
5. resolusi, pada bagianini merupakan suatu inti pemecahan masalah dari masalah masalah yang di hadapi tokoh, dan menjadi akhir penyelesaian masalah pakah dapat berakhir dengan baik atau pun berakhir dengan tidak baik
6. koda atau reorientasi, merupakan akhir cerita yang berisi kesimpulan suatu cerita dan menjadi penutup yang berisi amanat dan pesan moral yang dapat di petik atau di teladani dari teks cerita fiksi.

CIRI CIRI BUKU FIKSI

Bersifat rekaan atau imajinasi
Menggunakan bahasa yang konotatif atau tidsk sebenarnya
Tida mempunyai sistematika yang baku
Memiliki pesan moral atau amanat yang disampaikan kepada pembaca
Ketika dibaca ceritanya membuat pembaca menjadi merasakan yang sedang diceritakan.

KAIDAH KEBAHASAAN BUKU FIKSI

1. menggunakan perumpamaan yang sering digunakan untuk membandingkan sebuah benda atau yang seing disebut juga dengan METAFORA
2. menggunakan kata ganti trtentu dan gaya bahasa yang digunakan memiliki pertalian yang kuat atau sering disebut juga dengan METONIMIA
3. menggunakan persamaan atau SIMILE, yang digunkan sebagai pendamping yang menyataka sesuatu hal lainya.

PENGERTIAN BUKU NON FIKSI

Cerita non fiksi adalah cerita yang di buat berdasarkan fakta yang benar benar terjadi di kehidupan sehari hari. Dengan kata lain cerita non fiksi adalah cerita yang benar terjadi buakan imajinasi pengarang. Sehingga semua hal yang dituliskan benar terjadi dalam kehidupan sehari hari dan bukan rekaan.
Perbedaan fiksi dan non fiksi terletak pada imajener atau fakta dan tidak fakta (rekaan), namun dengan perbedaan tersebut tidak mengubah gaya bahasa yang digunakan dalam pembuatan cerita. Bahasa yang di gunakan bersifat denotative yang mengarang pada pengertian yang terbatas.

STRUKTUR NON FIKSI

Struktur non fiksi hamper sama dengan struktur novel yaitu ada 3 struktur sebagai berikut:
1. orientasi, , bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita dan bagian ini pula yang menjadi bagian awal dari penjelasan dari teks cerita fiksi di sebuah novel
2. urutan peristiwa, berisi urutan peristiwa yang terjadi dala cerita mulai dari awal permasalahan sampai akhir permasalahan.
3. reorientasi, merupakan akhir cerita yang berisi kesimpulan suatu cerita dan menjadi penutup yang berisi amanat dan pesan moral yang dapat di petik atau di teladani dari teks cerita fiksi.

CIRI CIRI BUKU NON FIKSI

1. menyajikan temuan baru atau menyajikan temuan yang sudah ada namu di perbarui menggunakan fakta yang ditemukan kembali
2. ide yang tertulis secara jelas da sistematis
3. menggunakan istilah asing yang kadang dicampur seperti handphone, gadget.

KAIDAH KEBAHASAAN BUKU NON FIKSI

a. menggukan kata baku yang terkesan resmi dan formal
b. cerita yang dituliskan terkesan santai cerita demi cerita yang terjadi dikrehidupan sehari hari
c. mengukakan kat asing dan kata yang belum termasuk kata serapan

LANGKAH LANGKAH MENGANALISIS BUKU FIKSI DAN NON FIKSI

a. membaca teks ulang dalam buku
b. memeahami teks dala buku
c. menyimpulkan amanat yang tersirat ataupun tersurat

Sabtu, 03 Oktober 2020

Teks editorial

Gempa Di Palu Donggala


Pendahuluan

Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal istilah teks editorial. Teks editorial merupakan teks yang mengandung pendapat seseorang tentang suatu hal. Adapun isu yang dibahas pada teks editorial haruslah berupa isu aktual yang mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Teks editorial juga kerap digunakan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang suatu isu. Untuk mencapai tujuan ini, tak jarang teks editorial disampaikan dalam berbagai media massa, seperti koran dan majalah.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menulis atu contoh teks editorial tentang gempa di Palu dan Donggala. Berikut kakak akan membuat teks tersebut.


Pentingnya Mitigasi Bencana

Gempa bumi dan tsunami yang melanda wilayah Palu dan Donggal, Sulawesi Tengah merupakan salah satu bencana yang belakangan ini melanda tanah Nusantara. Kejadian yang begitu cepat dan tidak terduga 'sukses' memakan korban jiwa. Bahkan, menurut perhitungan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban jiwa mencapai ribuan orang.

Mustahil rasanya untuk menjadikan angka tersebut nihil karena gempa tidak dapat diprediksi. Namun, bukan tidak mungkin menjadikan angka tersebut serendah mungkin. Hal ini dapat dilakukan dengan memaksimalkan mitigasi bencana.

Mitigasi bencana adalah langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana. Dengan adanya mitigasi bencana, kita dapat menekan jumlah korban dengan cara memaksimalkan fungsi bangunan tahan gempa, meningkatkan pengetahuan warga tentang langkah-langkah antisipasi dan yang harus dilakukan setelah gempa melanda, serta pembangunan infrastruktur evakuasi setelah gempa terjadi.

Bangunan tahan gempa perlu dibangun agar dapat meminimalisir puing-puing yang dapat menambah jatuhnya korban jiwa. Adapun masyarakat perlu mendapat pengetahuan yang cukup tentang evakuasi ketika bencana terjadi agar tidak tercipta kepanikan dan dapat memperbesar peluang korban selamat dan menghindari jatuhnya korban jiwa.

Pendidikan mitigasi bencana memang tidak instan. Butuh waktu panjang, tapi hal ini sama sekali tidak mustahil dilakukan. Perlu kerjasama dari berbagai pihak agar negeri ini dan para warganya kelak bisa bersahabat dengan bencana alam.


Kesimpulan

Teks editorial mengandung opini seseorang tentang suatu isu aktual

Senin, 07 September 2020

Tugas bahasa indonesia

 koverensi cerita sejarah

Konversi adalah perubahan dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Mengonversi teks cerita sejarah menjadi teks monolog berarti mengubah teks cerita sejarah menjadi bentuk teks monolog dengan tetap memperhatikan poin-poin penting dari teks tersebut.
      Adapun teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan fakta-fakta mengenai peristiwa di masa lalu yang memiliki nilai-nilai kesejarahan. Teks tersebut berisi latar belakang atau asal-muasal terjadinya suatu peristiwa penting yang terjadi di masa silam. Peristiwa tersebut disebut memiliki nilai kesejarahan karena mengandung pelajaran dan pendidikan bagi orang-orang di masa kini dan masa mendatang. Sebagaimana pada umumnya suatu teks, teks cerita sejarah juga dapat dikonversi ke bentuk yang lain, misalnya teks monolog.
      Monolog adalah teks yang berisi pembicaraan dengan diri sendiri. Dalam teks monolog, hanya terdapat satu tokoh yang berbicara. Kata ganti yang biasanya digunakan adalah kata ganti orang pertama, yaitu saya atau aku. Teks monolog dapat dipentaskan menjadi drama monolog. Dengan perkataan lain, teks monolog yang berasal dari teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan kembali cerita sejarah dengan bahasa sendiri.

Langkah langkah 

Dalam mengonversi teks cerita sejarah menjadi teks monolog, langkah-langkah yang perlu ditempuh adalah sebagai berikut.
1. Membaca secara cermat teks cerita yang akan dikonversi;
2. Memperhatikan poin-poin penting dari teks cerita sejarah;
3. Menuliskan kembali teks cerita sejarah menjadi teks monolog berdasarkan poin-poin penting tersebut.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Konversi Teks Cerita Sejarah Menjadi Teks Monolog
Dalam mengonversi teks cerita sejarah menjadi teks monolog, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
1. Teks monolog harus bersifat menceritakan kembali teks cerita sejarah dengan memperhatikan poin-poin penting sebagai gagasan utama dari teks tersebut;
2. Jika terdapat tokoh atau pencerita dalam teks cerita sejarah, maka sudut pandang yang digunakan dalam teks monolog dapat diganti dengan kata ganti orang pertama, yaitu saya atau aku.
3. Bahasa yang digunakan harus singkat, jelas, dan padu sebagaimana bahasa yang digunakan dalam percakapan lisan;
4. Struktur bahasa, ejaan, dan tanda baca harus diperhatikan

Minggu, 16 Agustus 2020

Cerita sejarah

 Sejarah merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan dari sisi kehidupan manusia.

Tanpa sejarah manusia tidak akan bisa mengetahui asal usul suatu peristiwa ataupun tidak bisa mengembangkan sesuatu berdasarkan kejadian pada masa lampau.

Ada banyak sekali para ahli yang mendefinisikan apa itu pengertian sejarah.

Beberapa ahli tersebut antara lain adalah:

1. Moh Hatta

Moh Hatta mendefinisikan sejarah sebagai salah satu bentuk perwujudan peristiwa yang terjadi di masa lampau.

Sejarah merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau dan diakui kebenarannya.

Sehingga biasanya tindakan yang akan diambil selalu berpatokan dan bercermin dari kejadian sejarah, agar tak salah dalam mengambil tindakan

2. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin juga menyampaikan pendapatnya bahwa sejarah merupakan salah satu bagian dari ilmu pengetahuan yang didapat dengan cara menyusun beberapa potongan kejadian pada masa lampau.

Potongan kejadian-kejadian tersebut nantinya akan disatukan sehingga memiliki cerita yang lengkap serta bisa dijadikan sebagai referensi ilmu pengetahuan.

3. Roeslan Abdulgani

Pengertian dari sejarah menurut Roeslan Abdulgani adalah sebuah cabang dari ilmu pengetahuan yang diperoleh dari hasil penelitian terhadap kejadian pada masa lampau.

Kejadian pada masa lampau diteliti secara struktular dan teratur. Dengan demikian, hasil penelitian tersebut dapat menjadi sebuah kisah yang bisa digunakan sebagai acuan tindakan pada masa yang akan datang.

4. Moh. Ali

Moh Ali megatakan bahwa sejarah merupakan sebuah kisah dari setiap perubahan yang telah terjadi sejak zaman dahulu hingga sekarang.

Perubahan tersebut diselidiki dan diteliti secara hati-hati dan terstruktur.


Hal ini dilakukan agar hasil penelitian dari kejadian lampau tersebut bisa dijadikan sebagai acuan untuk mengembangkan kehidupan sekarang hingga masa yang akan datang.

5. Ibnu Khaldun

Menurut Ibnu Khaldun, sejarah adalah sebuah catatan terdahulu dari manusia, kelompok atau organisasi masyarakat terdahulu tentang apa saja yang pernah terjadi.

Hal tersebut memuat bagaimana peradaban manusia pada masa lampau, bagaimana sifat dan watak masyarakat masa lampau dan seluruh hal yang berhubungan dengan kehidupan pada masa lampau.

6. Aristoteles

Sejarah menurut Aristoteles adalah sistem yang berasal dari hasil penelitian kejadian pada masa lampau yang tentu saja sudah benar-benar terjadi.

Kemudian sistem hasil penelitian tersebut disusun secara rapi dan  berbentuk kronologi kejadian yang lengkap

7. Rochiati Wiriatmaja

Beda halnya dengan Rochiati Wiriatmaja, beliau berpendapat bahwa sejarah adalah tentang disiplin ilmu yang dijanjikan berdasarkan etika, moral, nilai kultural dan spiritual untuk memberikan pedoman kajian demi keseimbangan hidup.

Poin yang dapat diambil dari pendapat beliau yaitu kita sebagai manusia dapat mengambil pelajaran tentang hal sesuatu yang pernah terjadi pada masa lalu baik dari segi moral, etika maupun juga spiritual.

8. Sartono Kartodirdjo

Menurut Sartono Kartodirdjo bahwa sejarah ialah berupa bentuk yang menggambarkan sesuatu pengalaman kolektif pada masa lampau.

Kemudian dalam penyampaian cerita sejarah tersebut bisa menggunakan dengan pengungkapan cara verbal, supaya lebih mudah untuk dipahami.

9. Drs. Sidi Gazalba

Pengertian sejarah menurut Drs. Sidi Gazalba adalah peristiwa kejadian masa lalu pada manusia dan mahluk lainnya berupa fakta dan tafsiran penjelasan yang menggambarkan kejadian tersebut, serta disusun secara ilmiah supaya dapat mudah dipahami.

Selasa, 28 April 2020

MENILAI KARYA MELALUI RESENSI

Nama : hadi wijaya
Kelas : XI AK
Mata pelajaran : bahasa indonesia
Rangkuman bab VII



Menilai karya melalu resensi


Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dimaksud disini bisa berupa berupa buku dan karya seni film dan drama.
Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat.
Berikut adalah unsur-unsur atau sistematika yang terdapat dalam resensi diantarnya adalah:
-Judul resensi
-Identitas buku yang diresensi
-Pendahuluan
-Isi Resensi
-Keunggulan buku
-Kekurangan buku
-Penutup

Struktur penyajian resensi novel adalah sebagai berikut:
1. Identitas novel
2. menyajikan ikhtisar atau hal-hal menarik dari novel
3. memberikan penilaian
4. Menyimpulkan resensi yang disajikan

Tujuan utama resensi buku ialah memberikan tanggapan atas isi buku sebagai informasi  kepada pembaca buku tersebut.

Kamis, 06 Februari 2020

TAHUN BARU CHINA 2020

Hai semua!
Nama saya hadi wijaya.
Hari ini saya akan menceritakan kegiatan saya pada tahun baru china.

Sebelum imlek biasanya kita bersih-bersih rumah , dekorasi rumah dengan hiasan berwarna merah.

Sehari sebelum imlek biasa kita makan bersama saudara saudara kita dengan sebutan sam sip pu am 


Kemudian
Hari pertama saya dan sekeluarga pagi pergi untuk sembayang . Setelah itu saya pergi kerumah saudara saya sampai sore

Hari kedua saya pergi kerumah saudara saya lagi dan malamnya saya pergi bersama teman saya

Hari ketiga saya pergi kerumah saudara saya dijelambar dan jalan-jalan bersama saudara saya

GONG XI FAT CAI !

Sekian dari cerita kegiatan saya.
Mohon maaf jika ada salah tulisan.
Terima kasih!👌