Sabtu, 03 Oktober 2020

Teks editorial

Gempa Di Palu Donggala


Pendahuluan

Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal istilah teks editorial. Teks editorial merupakan teks yang mengandung pendapat seseorang tentang suatu hal. Adapun isu yang dibahas pada teks editorial haruslah berupa isu aktual yang mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Teks editorial juga kerap digunakan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang suatu isu. Untuk mencapai tujuan ini, tak jarang teks editorial disampaikan dalam berbagai media massa, seperti koran dan majalah.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menulis atu contoh teks editorial tentang gempa di Palu dan Donggala. Berikut kakak akan membuat teks tersebut.


Pentingnya Mitigasi Bencana

Gempa bumi dan tsunami yang melanda wilayah Palu dan Donggal, Sulawesi Tengah merupakan salah satu bencana yang belakangan ini melanda tanah Nusantara. Kejadian yang begitu cepat dan tidak terduga 'sukses' memakan korban jiwa. Bahkan, menurut perhitungan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban jiwa mencapai ribuan orang.

Mustahil rasanya untuk menjadikan angka tersebut nihil karena gempa tidak dapat diprediksi. Namun, bukan tidak mungkin menjadikan angka tersebut serendah mungkin. Hal ini dapat dilakukan dengan memaksimalkan mitigasi bencana.

Mitigasi bencana adalah langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana. Dengan adanya mitigasi bencana, kita dapat menekan jumlah korban dengan cara memaksimalkan fungsi bangunan tahan gempa, meningkatkan pengetahuan warga tentang langkah-langkah antisipasi dan yang harus dilakukan setelah gempa melanda, serta pembangunan infrastruktur evakuasi setelah gempa terjadi.

Bangunan tahan gempa perlu dibangun agar dapat meminimalisir puing-puing yang dapat menambah jatuhnya korban jiwa. Adapun masyarakat perlu mendapat pengetahuan yang cukup tentang evakuasi ketika bencana terjadi agar tidak tercipta kepanikan dan dapat memperbesar peluang korban selamat dan menghindari jatuhnya korban jiwa.

Pendidikan mitigasi bencana memang tidak instan. Butuh waktu panjang, tapi hal ini sama sekali tidak mustahil dilakukan. Perlu kerjasama dari berbagai pihak agar negeri ini dan para warganya kelak bisa bersahabat dengan bencana alam.


Kesimpulan

Teks editorial mengandung opini seseorang tentang suatu isu aktual